BIPOL.ID, KAB.INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu melanjutkan rangkaian kegiatan Safari Ramadan sekaligus penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat. Kali ini di Kecamatan Lelea dan Kecamatan Terisi, Minggu sore (15/03/26) kemarin.
Dalam sambutannya, Bupati Indramayu Lucky Hakim mengatakan, Ramadan mengajarkan pentingnya memperkuat kesalehan sosial melalui kepedulian terhadap sesama, salah satunya melalui pelaksanaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
“Melalui ZIS kita diajarkan untuk saling peduli, berbagi, serta membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Karena itu kegiatan Safari Ramadan dan penyaluran bantuan ini memiliki makna yang sangat penting,” ujarnya.
Bupati Lucky berharap, bantuan ini dapat memberikan manfaat, meringankan beban masyarakat, serta makin memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
Khusus untuk masyarakat di Kecamatan Lelea, bantuan ZIS yang disalurkan mencapai Rp 57.250.000. Sementara itu, untuk Kecamatan Terisi, bantuan ZIS yang disalurkan sebesar Rp 47.750.000. Keduanya dengan peruntukan yang sama, yaitu bagi imam masjid, guru ngaji, marbot masjid, paket sembako, santunan bagi siswa tidak mampu, serta bantuan operasional kegiatan dan Rutilahu.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Indramayu, Aspuri, dalam sambutan sekaligus laporannya menyampaikan, pada tahun 2026 Baznas Kabupaten Indramayu akan menyalurkan berbagai program bantuan ZIS kepada masyarakat. Di antaranya bantuan sembako sebanyak 3.170 paket dengan nilai masing-masing paket sebesar Rp 250 ribu, bantuan bagi imam masjid dan marbot masjid sebesar Rp 500 ribu per desa, serta bantuan biaya operasional kegiatan sebesar Rp 1 juta.
Selain itu, Baznas juga memberikan perhatian pada sektor pendidikan melalui bantuan kepada 1.325 siswa kurang mampu dengan nilai bantuan Rp500 ribu per siswa.
Aspuri juga mengajak masyarakat, khususnya di Kecamatan Lelea dan Kecamatan Terisi, untuk terus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial melalui zakat. Aspuri turut mengingatkan pentingnya peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat kecamatan dan desa untuk aktif dalam menghimpun zakat dari masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendakwahkan pentingnya berzakat dan saling berbagi. Kami juga mengajak para amil UPZ di kecamatan maupun desa agar aktif menjemput zakat dari masyarakat,” katanya.