BIPOL.ID, KOTA BANDUNG - Sejumlah masyarakat meminta agar calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung periode 2026-2031 yang kini tengah dalam tahap seleksi terbebas dari afiliasi politik. Hal ini agar pimpinan Baznas Kota Bandung memiliki netralitas sehingga dapat bekerja profesional.
Koordinator Forum Komunikasi Pemuda Lintas Ormas Islam, Deden Berlian mengatakan, sekeksi pimpinan Baznas Kota Bandung harus jauh dari nama nama yang berafiliasi politik dengan pihak mana pun, bahkan bila terjadi nepotisme atau kursi Baznas Kota Bandung diberikan kepada orang yang memiliki hubungan dengan suseksi kekuasaan sebelumnya, maka hal ini menjadi tendensi buruk.
"Profesionalisme kinerja Baznas Kota Bandung tentunya sangat terganggu jika muncul.nama nama yang terpilih menjadi pimpinan merupakan orang orang yang berafiliasi polituk atau orang yang dekat dengan kekuasaan. Maka harus dihindari," ungkap Deden.
Deden memgatakan, pihaknya mendesak.agar Wali Kota Bandung M Farhan, harus sangat selektif dengan nama nama yang terpilih menjadi pimpinan Baznas. Begitu juga, imbuh Deden, DPRD Kota Bandung harus melakukan pengawasan ketat terhadap proses seleksi ini.
Forum juga,lanjut Deden, akan terus mengawasi proses seleksi ini. Jika saja terdapat nama nama hasil seleksi yang tidak netral, pihaknya akan protes. Bahkan melakukan unjukrasa.
"Kami melakukan ini agar Bazanas Kota Bandung, lebih maju dan pimpinnya bekerja profesional tidak didasrkan atas histori kekuasaan atau afiliasi politik, " ungkap Deden.**