BIPOL.ID, BANDUNG - Usai meraih juara yang ketiga kalinya pada musim kompetisi Super League 2025/2026, Persib melepas sejumlah pemainnya.
Dirangkum Bipol.id dari laman klub Persib, saat ini tercatat ada empat pemain yang tidak diperpanjang kontrak dengan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat. Keempat pemain yang telah memberi andil besar membawa Persib Juara, yakni Federico Barba, Alfeandra Dewangga, Sergio Castel Martinez dan Layvin Kurzawa.
Kebersamaan Persib bersama empat pemain tersebut resmi berakhir seiring berakhirnya kompetisi Super League 2025/2026. Setelah masa kontraknya tuntas, kedua belah pihak sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama pada musim mendatang.
Kontrak Federico Barba Sepakat Berakhir
Persib resmi melepas Federico Barba seiring berakhirnya kompetisi Super League 2025/2026. Setelah masa kontraknya tuntas, kedua belah pihak sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama pada musim mendatang.
Meski hanya berlangsung selama satu musim, kontribusi Barba meninggalkan jejak yang berarti dalam perjalanan Persib. Bek asal Italia tersebut menjadi bagian penting dari skuad yang berhasil mengukir sejarah dengan meraih gelar juara kompetisi kasta tertinggi Indonesia untuk ketiga kalinya secara beruntun, sebuah pencapaian yang belum pernah diraih klub lain sebelumnya.
Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi, profesionalisme, serta kontribusi yang telah diberikan Barba selama mengenakan seragam Persib.
"Hatur nuhun, Federico Barba. Terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi yang telah diberikan untuk Persib. Dalam waktu yang relatif singkat, Barba mampu menunjukkan kualitas, karakter, dan profesionalisme yang membantu tim mencapai target besar musim ini. Ia menjadi salah satu bagian penting dari sejarah yang berhasil kita ukir bersama," ujar Adhitia, dilansir dari laman klub Persib.
Barba bergabung dengan Persib pada awal musim 2025/2026 setelah menyelesaikan masa baktinya bersama FC Sion, klub asal Swiss. Pemain kelahiran Roma, 1 September 1993 itu datang dengan pengalaman panjang berkarier di kompetisi Eropa dan langsung menjadi salah satu pilar penting di lini pertahanan Maung Bandung.
Sepanjang musim, pemain bernomor punggung 93 tersebut tampil konsisten dan memberikan kontribusi signifikan bagi tim. Di kompetisi Super League, Barba mencatatkan 28 penampilan dan menyumbangkan lima gol, sebuah catatan impresif bagi seorang pemain bertahan. Sementara di ajang AFC Champions League Two, ia tampil dalam tujuh pertandingan dan turut membantu Persib bersaing di level Asia.
Lebih dari sekadar kontribusi di atas lapangan, Barba juga membawa pengalaman, mentalitas kompetitif, dan kepemimpinan yang memberikan dampak positif bagi tim selama menjalani musim yang penuh tantangan.
Persib meyakini setiap perjalanan memiliki babaknya sendiri. Meski kebersamaan ini telah berakhir, kontribusi dan kenangan yang ditinggalkan Barba akan selalu menjadi bagian dari perjalanan klub.
"Kami mendoakan Federico Barba senantiasa diberikan kesuksesan dalam perjalanan karier berikutnya. Terima kasih karena telah menjadi bagian dari keluarga besar Persib dan turut menorehkan sejarah yang akan selalu dikenang. Pintu Persib akan selalu terbuka untuk para pemain yang telah memberikan hati dan dedikasinya bagi klub ini," kata Adhitia.
Hatur nuhun, Federico Barba. Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan bersejarah Persib. Namamu akan selalu tercatat dalam kisah perjuangan Maung Bandung meraih gelar juara ketiga secara beruntun.
Alfeandra Dewangga Cari Tantangan Baru
Kebersamaan Alfeandra Dewangga dan Persib berakhir. Pada musim kompetisi 2026/2027, bek berusia 24 tahun tersebut sudah tidak akan berbaju Persib lagi.
Pemain yang akrab disapa Dewa ini melewati musim yang cukup berat karena sempat kesulitan menembus skuad utama Pangeran Biru. Kendati demikian, sempat tampil dalam 9 pertandingan di Super League dan 3 di AFC Champions League Two.
Minimnya menit bermain yang didapatkan di Peraib membuatnya mengambil keputusan untuk mencari tantangan baru mulai musim 2026/27.
Ia mengungkapkan rasa hormat kepada klub, manajemen, Kota Bandung, dan Bobotoh. Dewa mengaku mendapat sambutan dan dukungan hingga bisa ikut merasakan atmosfer luar biasa saat mengangkat trofi juara.
"Terima kasih buat keluarga besar Persib, jajaran pelatih, ofisial, dan managemen karena saya bisa ikut dalam perjuangan tim selama satu musim. Perjuangan yang tidak mudah. Untuk Bobotoh, terima kasih sambutan, support hangatnya dari pertama datang hingga sekarang," kata Dewa.
Ia menambahkan, keputusan berat untuk pergi dari Bandung murni demi mengembalikan performa terbaiknya di lapangan hijau. Meskipun sudah berganti klub yang dibela, Dewa memastikan, Persib akan tetap ada dalam ruang khusus di hatinya.
"Saya pergi untuk memperbaiki performa dan semoga bisa bertemu di lain kesempatan. Saya sangat mencintai Persib, Bobotoh, dan Kota Bandung," katanya.
Durasi Kerjasama Sergio Castel Berakhir
Kebersamaan Persib dengan penyerang asal Spanyol, Sergio Castel Martinez, resmi berakhir seiring tuntasnya kompetisi Super League 2025/26. Sesuai dengan durasi kerja sama yang disepakati sejak awal, Sergio Castel menyelesaikan masa baktinya bersama Pangeran Biru setelah bergabung pada paruh musim.
Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa setelah melalui proses evaluasi dan diskusi bersama tim pelatih, Peraib dan Sergio Castel sepakat untuk mengakhiri kerja sama setelah kontraknya berakhir.
"Kami menghormati dan mengapresiasi kontribusi yang telah diberikan Sergio selama menjadi bagian dari Peraib. Setelah berdiskusi dengan tim pelatih dan pihak Sergio, kedua belah pihak sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama pada musim berikutnya," ujar Adhitia.
Meski hanya memperkuat Peraib selama setengah musim, Sergio tetap menjadi bagian dari perjalanan tim dalam mengarungi kompetisi domestik maupun Asia. Sepanjang paruh kedua musim 2025/26, ia mencatatkan enam penampilan di Super League serta tampil dalam dua pertandingan babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/26.
Kehadiran Sergio turut menambah kedalaman skuad dan memberikan kontribusi dalam upaya Persib menjaga daya saing di tengah padatnya agenda kompetisi. Profesionalisme, dedikasi, dan komitmennya selama mengenakan seragam biru menjadi bagian dari perjalanan tim pada musim ini.
Persib menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras, dedikasi, dan kebersamaan yang telah terjalin selama ini. Seluruh keluarga besar Persib mendoakan yang terbaik bagi Sergio dalam melanjutkan perjalanan karier profesionalnya di masa mendatang.
"Hatur nuhun, Sergio Castel Martinez, atas segala kontribusi dan kebersamaan yang telah diberikan untuk Persib. Semoga sukses dan meraih yang terbaik dalam perjalanan karier berikutnya," tutup Adhitia.
Kurzawa Relatif Singkat Bersama Persib
Persib dan Layvin Kurzawa sepakat untuk mengakhiri kebersamaan yang terjalin pada paruh kedua musim 2025/26. Meski berlangsung dalam waktu yang relatif singkat, perjalanan bersama bek asal Prancis tersebut meninggalkan kesan positif sebagai bagian dari musim bersejarah yang ditutup dengan keberhasilan Persib meraih gelar juara Super League 2025/26.
Didatangkan pada putaran kedua kompetisi, Kurzawa hadir membawa pengalaman, kualitas, dan profesionalisme yang telah ditempanya di berbagai level kompetisi tertinggi sepak bola dunia. Kehadirannya tidak hanya menambah kedalaman skuad, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kolektif tim dalam menjaga konsistensi hingga akhirnya kembali berdiri di podium juara.
Adhitia Putra Herawan, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan Kurzawa selama menjadi bagian dari keluarga besar Persib.
"Hatur nuhun, Kurzawa. Terima kasih atas dedikasi, kerja keras, profesionalisme, dan komitmen yang telah diberikan selama membela Persib. Meski kebersamaan ini hanya berlangsung selama setengah musim, Layvin datang pada momen penting dan turut menjadi bagian dari perjalanan yang berakhir dengan pencapaian luar biasa. Kami sangat menghargai setiap kontribusi yang telah diberikan, baik di dalam maupun di luar lapangan. Semoga sukses selalu menyertai perjalanan karier dan kehidupan pribadinya di masa mendatang," ujar Adhitia.
Kurzawa mengawali kiprahnya bersama Pangeran Biru pada 11 Februari 2026 saat menghadapi Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two di Stadion Ratchaburi. Sejak saat itu, ia menjadi bagian dari perjuangan tim di kompetisi domestik maupun Asia pada paruh kedua musim.
Selama berseragam Persib, Kurzawa mencatatkan tujuh penampilan di Super League 2025/26 dan dua pertandingan di AFC Champions League Two. Di tengah periode adaptasi yang singkat, ia mampu menunjukkan kualitas dan pengalaman yang dimilikinya untuk membantu tim dalam berbagai momen penting sepanjang musim.
Salah satu kontribusi yang paling dikenang hadir dalam pertandingan melawan Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, pada 30 April 2026. Umpan silang akurat yang dilepaskannya berhasil disambut tandukan Rosembergne "Berguinho" Da Silva menjadi gol, sebuah momen yang turut mewarnai langkah Persib menuju tangga juara.
Di luar kontribusinya di atas lapangan, Kurzawa juga menunjukkan antusiasme dan kebanggaannya menjadi bagian dari Persib. Kebersamaan dengan rekan setim, staf pelatih, serta dukungan luar biasa dari Bobotoh menjadi pengalaman yang turut mewarnai perjalanannya selama berada di Bandung.
Momen pengangkatan trofi juara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 23 Mei 2026 hingga konvoi perayaan juara bersama ribuan Bobotoh sehari setelahnya menjadi penutup yang indah dari perjalanan singkat Kurzawa bersama Persib. Ia menjadi bagian dari skuad yang kembali mencatatkan sejarah dengan mempertahankan dominasi dan mengamankan gelar juara Super League untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Meski kebersamaan ini telah berakhir, nama Layvin Kurzawa akan selalu menjadi bagian dari skuad Persib musim 2025/26 yang mengukir pencapaian istimewa dalam perjalanan klub. Setiap kontribusi, sekecil apa pun, memiliki arti dalam keberhasilan besar yang diraih bersama.
Hatur nuhun, Kurzawa. Terima kasih atas dedikasi, profesionalisme, dan kebersamaannya. Sukses untuk setiap langkah dan tantangan baru di perjalanan berikutnya. (Ads)