BIPOL.ID, KAB.SUMEDANG - GUYURAN hujan lebat di Sumedang memicu terjadinya tanah longsor dan rumah ambruk di beberapa tempat, Rabu malam (8/4/2026). Longsoran yang terjadi di tiga titik di Dusun Cirangon Desa Mekarrahayu,dan Margalaksana serta menimbun jalan di kawasan Cadas Pangeran.
Wakil Bupati Sumedang M Fajar Aldila didampingi Kepala BPBD Sumedang Bambang Rianto meninjau langsung lokasi longsor yang terjadi menerjang Kecamatan Sumedang Selatan.
Longsor di Desa Mekarahayu, Kecamatan Sumedang menimpa dua rumah milik Dudi dan Apen. Di lokasi ini satu korban Apen (63) tertimbun dan masih dicari. Korban selamat dan luka-luka Apong Suryani (56), Zeni (22) , Raquenza (2). Sementara rumah Dudi, semua penghuninya selamat dan luka-luka ringan.
Wakil Bupati M Fajar Aldila menyebutkan, hal yang menjadi kendala dalam proses evakuasi longsoran di Mekarrahayu dan Margalaksana sulit dijangkau dengan alat berat. "Tiga korban tadi bisa dievakuasi ke RSUD Umar Wirahadikusumah dalam kondisi selamat. Satu orang masih dalam tahap pencarian," kata Wabup Fajar.
Wabup Fajar menghimbau kepada warga masyarakat Kabupaten Sumedang yang tinggal di daerah rawan bencana agar terus waspada. "Saya menghimbau kepada warga masyarakat Sumedang yang tingal di kaki gunung bukit, di lereng dan berada di kawasan longsor untuk mengungsi saat hujan deras turun,” katanya.
Wabup Fajar berpesan agar terus berkomunikasi dengan tetangga satu sama lain mengecek wilayah disekitarnya. "Kami Pemda Sumedang, BPBD, Damkar Polres Sumedang dan Kodim 0610 Sumedang. Terus berupaya untuk melakukan penanganan bencana-bencana yang berada di titik longsor," katanya..
Untuk Cadas Pangeran, arus lalu lintas sudah bisa dilintasi setelah material longsor disingkirnan dan beres pukul 04.00.***